Notification

×

Iklan

Iklan

Menjadi Pengusaha atau Pebisnis?

Sunday | May 02, 2021 WIB Last Updated 2021-08-12T17:49:21Z
Mediakii.my.id -- Mengapa saya tidak merekomendasikan kamu menjadi pegawai atau karyawan? Berikut saya berikan alasannya. 

Pertama, Kamu harus melamar kerja berbagai perusahaan an an bersaing dengan jutaan pengangguran. Puluhan juta lho yang masih menganggur, mau ikut ngantre? 

Kedua, Kalaupun kamu diterima kerja, gajimu sudah bisa dibaca, karena ada standar gajinya. Dengan menjadi pegawai tau karyawan, penghasilanmu terbatas. Berdasarkan sepengetahuan saya, sulit sekali untuk menjadi kaya jika hanya menjadi pegawai atau karyawan.

Ketiga, kamu harus taat dan tunduk kepada peraturan perusahaan dan harus mematuhinya.

Keempat, kamu kamu harus bekerja setiap hari dengan waktu tertentu. Jika kamu menjadi pegawai atau karyawan, waktu untuk kebebasanmu berkurang atau sangat sedikit, karena waktumu hanya untuk bekerja. Dan setelah bekerja, kamu langsung tidur Karena kecapean bekerja.
Kelima, kamu mu bisa di-phk sewaktu-waktu dan tidak mendapat apa-apa jika perusahaan bangkrut.

Kamu adalah orang yang hebat, cerdas, berprestasi, dan berkarakter. Oleh karena itu, saya memotivasi kamu untuk menjadi pengusaha atau pebisnis.

Dengan menjadi pengusaha atau pebisnis kamu kamu bebas bekerja sesuai dengan jam yang telah kamu tetapkan. Kamu bisa menentukan besarnya penghasilanmu, bisa memperkerjakan banyak orang, membuka lapangan kerja, bisa menolong karyawan-karyawan yang masih menganggur untuk bekerja kepadamu karena kamu bosnya.
Kamu bebas berkreasi dan mencari sistem baru untuk UKT jalan cepat untuk menjadi kaya. 

Seperti hasil analisis dan survei yang dilakukan oleh Paul J. Getty seorang miliader Amerika pada zamannya yang yang diberi judul Dari Mana Orang-Orang Kaya Mendapatkan kekayaannya? 
Berikut hasil survei dan analisisnya:
74% orang kaya memperoleh kekayaannya dari bisnis karena mereka adalah pemilik usaha atau bisnis.
10% karena mereka adalah eksekutif.
10% karena mereka adalah profesional.
5% karena mereka adalah wiraniaga.
1% karena warisan

Dari survei dan analisisnya Paul J. Getty menyimpulkan sebagai berikut:
Jadilah wirausahawan, milikilah jiwa Merdeka. Jadilah pengusaha. Jadilah pebisnis, sehingga kamu bisa menolong orang-orang yang masih menganggur. Lalu Bagaimana cara memulainya? 
Keputusan, Ambillah keputusan untuk tidak ikut-ikutan antre menjadi pelamar kerja, menjadi Bos bagi diri sendiri. Ambillah keputusan untuk menjadi pengusaha. Belajar banyak tentang kewirausahaan melalui buku-buku, seminar-seminar, atau langsung kepada orang yang sudah sukses atau berhasil.