News.mediakii.my.id - Kasus perampokan toko emas di Pasar Simpang Limun Medan pada Kamis (26/8/2021) lalu menemui titik terang. Dikabarkan, tim gabungan Polda Sumut dan Polrestabes Medan telah telah berhasil menangkap para pelaku.
Saat dikonfirmasi, Kapolrestabes Medan Kombes Pol Riko Sunarko tidak menampik hal tersebut. Namun, Kapolres belum bisa menyampaikan secara terperinci terkait penangkapan tersebut.
“Besok (15 September) dirilis Pak Kapolda,” ujarnya singkat kepada wartawan disela-sela konferensi pers pengungkapan dan pemusnahan narkoba di Polrestabes Medan, pada Selasa (14/9/2021).
Dia kembali menegaskan, bahwa pengungkapan kepastian penangkapan para pelaku perampokan tersebut akan dipaparkan oleh Polda Sumut.
Sebelumnya, Kapolda Sumut Irjen Pol Panca Putra Simanjuntak memastikan petugas kepolisian masih melakukan pengejaran pasca 12 hari terjadinya perampokan tersebut.
“Tenang saja, tim sampai sekarang masih bekerja di lapangan,” katanya kepada wartawan, Senin (6/9/2021).
Bahkan, jenderal bintang dua tersebut menuturkan tim yang bekerja di lapangan belum pulang untuk mengungkap siap pelaku perampokan bersenjata api tersebut.
“Tim sampai sekarang masih bekerja di lapangan belum pulang-pulang mereka,” tegasnya.
4 Perampok Beraksi di Toko Emas Pasar Simpang Limun
Seperti diberitakan sewaktu kejadian kawanan perampok tersebut menggasak toko emas di Pasar Simpang Limun Jalan Sisingamangaraja Kecamatan Medan Kota, Kota Medan, Kamis (26/8/2021) siang.
Pantauan Suara Pakar di lokasi kejadian, menyebutkan, pelaku disebut berjumlah 4 orang, dengan menggunakan masker. Dari ke-4 pelaku itu, 2 diantaranya membawa senjata api.
Para pelaku masuk ke toko emas Masrul dan langsung menodongkan senjata api kepada semua orang didalam toko tersebut.
“Emasnya sekitar emas 4 kg yang dicuri perampok. Taksirannya sekitar Rp5 miliar,” kata Sri, keluarga pemilik toko emas. sumber : suarapakar.com
