News.mediakii.my.id - Pali, Pembagunan jembatan penghubung antara Desa Babat dan desa tetangga yang kini sedang dikerjakan menuai pro dan kontra.
Akses jalan ini sebenarnya merupakan akses jalan ekonomi masyarakat untuk mengangkut bahan pokok kebutuhan masyarakat dan hasil pertanian serta kebutuhan distribusi lainya.
Namun banyak kontra terhadap kontraktor pembangunan jembatan Desa Babat yang hanya menyediakan jembatan sementara khusus untuk roda 2 sedangkan jembatan sementara untuk roda 4 tidak ada.
Artinya menurut beberapa masyarakat kehadiran proyek jembatan Rp 13,9 Miliar, yang belum dipastikan kapan selesainya ini, sudah sangat menyulitkan akses masyarakat sekitar.
Pasalnya, warga desa yang berada diakses jalan itu dengan menggunakan kendaraan roda 4 harus memutar kalau ingin bemenuju atau dari jalan lintas provinsi, juga yang akan ke Ibukota Kecamatan Penukal (Babat) sejauh puluhan kilometer.
Terkait hal ini, pemerintah desa babat yaitu kades desa desa babat memberikan tanggapan mengenai proyek jembatan yang sedang dikerjakan ini.
Adapun tanggapan lainya dari Tokoh Masyarakat Kuyung Rizal mengenai hal tersbeut. "Tokoh masyarakat babat mendukung penuh pembangunan di kab Pali, khususnya yg ada di desa babat karena Babat, memiliki posisi penting dan strategis pada tata ruang pembangunan Pali kedepan. Maka saya mengajak masyarakat Pali, terkhusus desa babat mari bersatu, jgn mudah di pecah belah. Dukung pemdes babat dalam membangun, jika meraka salah maka silahkan juga dikritisis" ujarnya melalui layanan pesan singkat.
